Kepulauan Nias Sebagai Tuan Rumah Pelaksanaan Sail Tahun 2019

NIAS SELATAN, Diskominfo – Untuk menyongsong pelaksanaan Sail Indonesia Tahun 2019, para Kepala Daerah se-Kepulauan Nias dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia (RI) serta Kementerian terkait lainnya melaksanakan rapat bersama, di Aula Pendopo Bupati Nias Selatan, Jalan Pancasila No. 1 Telukdalam, Senin (19/11).

Pelaksanaan Sail Indonesia Tahun 2019 akan dipusatkan di Kepulauan Nias sekaligus sebagai tuan rumah. Hal ini disampaikan Asisten Deputi Budaya, Seni dan Olahraga Bahari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Kosmas Harefa.

Dalam pemaparan narasumber dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Asrul,S.Pi., menjelaskan tujuan pelaksanaan Sail tersebut adalah sebagai salah satu upaya percepatan pembangunan daerah kepulauan dan daerah terpencil. Kemudian menggalang keterpaduan, sinergi program dan anggaran listas Kementerian/Lembaga dan Daerah dalam rangka pelaksanaan pembangunan serta mewujudkan kesejahteraan rakyat secara berkelanjutan.

Selain itu, tujuan lainnya adalah mempromosikan lokasi kegiatan sebagai tujuan wisata nasional dan internasional, serta mengukuhkan kembali kejayaan bangsa Indonesia sebagai bangsa bahari yang hidup di Negara Kepulauan, dan mengembangkan rute pelayaran kapal-kapal ke perairan Indonesia, kata Asrul,S.Pi., selaku narasumber yang mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

Selanjutnya, ia menjelaskan beberapa fase kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Sail itu meliputi rangkaian persiapan kegiatan, dan pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor termasuk sosialisasi kepada masyarakat untuk menyambut Sail tersebut.

Sementara kegiatan puncaknya mencakup antara lain seremonial, gelar budaya, pameran, bhakti sosial dan pelayanan kesehatan, atraksi kelautan dan peresmian beberapa pelaksanaan pembangunan. Kemudian kegiatan pasca Sail adalah melakukan keberlanjutan pembangunan, dan menikmati pembangunan itu secara optimal. Demikian paparan Asrul,S.Pi., sembari mengatakan bahwa sebelum pelaksanaan Sail akan dilakukan beberapa pertemuan dan pengecekan lokasi oleh Kementerian dan Lembaga terkait untuk mengecek persiapan.

Kosmas Harefa menyebutkan rencana pelaksanaan Sail tersebut pada awal Desember 2019 dan direncanakan akan dihadiri oleh Bapak Presiden Republik Indonesia. Sehingga diharapkan kegiatan Sail tersebut harus dipersiapkan dengan baik, karena setiap perkembangan atas capaian kegiatan akan dilaporkan kepada Bapak Menteri Koordinator Bidang Kemaritaman dan kepada Bapak Presiden Republik Indonesia.

Dalam rangka menyongsong pelaksanaan Sail Indonesia Tahun 2019, Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha,SH.,MH., mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Bapak Presiden Republik Indonesia atas kepercayaan terhadap Kepulauan Nias sebagai tempat pelaksanaan Sail Tahun 2019. Bupati Nias Selatan dalam sambutannya menyatakan siap menyukseskan kegiatan Sail Tahun 2019 dan akan bekerjasama dengan Bupati dan Wali Kota se-Kepulauan Nias.

Selanjutnya sambutan Bupati Nias Barat, Faduhusi Daely,S.Pd.,M.A., yang juga sebagai Koordinator Forkada se-Kepulauan Nias menyatakan siap mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Sail Tahun 2019. Pihaknya mengajak para Kepala Daerah lainnya untuk saling kerjasama dalam mempersiapkan beberapa agenda besar Kepulauan Nias agar semuanya bisa berjalan dengan baik. “Ada tiga agenda besar Kepulauan Nias ke depan meliputi pelaksanaan Sail Indonesia Tahun 2019 sebagai program Nasional, Ya’ahowu Nias Festival Tahun 2019 yang akan dipusatkan di Kabupaten Nias Barat dan event Surfing Contest yang akan dilaksanakan di Kabupaten Nias Selatan,” sebut Koordinator Forkada se-Kepulauan Nias.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Kabupaten Nias Selatan, Sidi Adil Harita,S.Sos.,M.A., menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang sudah terjalin selama ini di antara para Kepala Daerah se-Kepulauan Nias. Sehingga Ketua DPRD Kabupaten Nias Selatan tidak meragukan keberhasilan pelaksanaan Sail Indonesia Tahun 2019 termasuk agenda lain yang akan dilaksanakan di Kepulauan Nias. Hal ini dikarenakan semua Bupati dan Wali Kota se-Kepulauan Nias serta stakeholder lainnya mampu bekerjasama dengan tujuan untuk mempertahankan nama baik masyarakat Kepulauan Nias, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat simultan dan berkelanjutan.

Rapat tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman RI dan dihadiri Asisten Deputi Budaya, Seni dan Olahraga Bahari Kosmas Harefa sekaligus sebagai moderator, Kepala Bidang Pengembangan Olahraga Maritim Gunardi Kusumah, Kepala Bidang Seni dan Budaya Maritim Sartin Hia, mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan Asrul,S.Pi., mewakili Kementerian Komunikasi dan Informatika Ignatius Untung S., Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha,SH.,MH., Bupati Nias Barat Faduhusi Daely,S.Pd.,M.A., sekaligus sebagai Koordinator Forkada se-Kepulauan Nias Selatan, Danlanal Nias Kolonel Laut (P) Dian Poernomo Sidhi,M.Tr.Hanla., dan mewakili pemeritah Provinsi Sumatera Utara dari Dinas Kelautan dan Perikanan David Nikolas,S.Pi.,MMA., serta instansi terkait dari masing-masing Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias.

(timliputandiskominfonisel)

Atraksi Famadaya Harimao Dan Lompat Batu Daya Tarik Wisatawan Ke Bawomataluo

NIAS SELATAN, Diskominfo – Atraksi “Famadaya Harimao” (Arak-Arakan Harimau), Lompat Batu dan tari-tarian lainnya menjadi daya tarik para tamu dan pengunjung domestik dan mancaranegara untuk menyaksikan secara langsung di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Pertunjukan ini bertempat di Desa Bawomataluo, Minggu (18/11), dan atraksi tersebut merupakan serangkaian kegiatan YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018 dengan tuan rumah Kabupaten Nias Selatan.

“Famadaya Harimao” (Arak-Arakan Harimau) adalah salah satu budaya lokal yang masih terus dilestarikan di Pulau Nias dan khususnya di Kabupaten Nias Selatan dan sering dipertontonkan kepada para tamu dan pengunjung saat berkunjung ke tempat wisata. Salah seorang pemandu atraksi ini menerangkan makna “Famadaya Harimao” adalah sebuah keyakinan masyarakat dimana pada jaman dulu dilakukan sekali dalam 7 (tujuh) tahun.

Lebih lanjut ia jelaskan tujuan atraksi tersebut merupakan persembahan kepada TUHAN yang diyakini orang Nias atau sebagai tebusan (höli-höli) manusia agar terhindar dari malapetaka, bencana, wabah penyakit dan kelaparan. Serta dimaknai sebagai bentuk permohonan kepada TUHAN agar hasil panen dan perkembangbiakan ternak melimpah. Setelah arak-arakan dilakukan oleh masyarakat, maka patung harimau itu dibuang di Sumali tempat lintasan sungai yang dinamai sungai Gomo. Demikian makna “Famadaya Harimao” (Arak-Arakan Harimau) sebagaimana disebutkan oleh pemandu atraksi.

Selain atraksi itu, juga dilaksanakan musyarawah umum dengan Tema: Nias Investor Meeting (musyawarah untuk mendorong investor di Nias), bertempat di Rumah Adat Besar Desa Bawomataluo. Musyawarah tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018, Sozanolo Ndruru yang sekaligus sebagai Wakil Bupati Nias Selatan.

Pelaksanaan musyawarah tersebut bermaksud untuk membahas dan menyamakan persepsi antara semua stakeholder dalam upaya peningkatan dan pembangunan sarana dan prasarana umum untuk mendukung destinasi wisata secara umum di Kepulauan Nias dan khususnya di Kabupaten Nias Selatan. Contohnya, akses transportasi laut antara Sibolga-Telukdalam, akses jaringan telekomunikasi dan internet, akses listrik ke semua Desa, akses jalan antara Desa dan Kecamatan, serta pelabulan dan bandara terdekat.

Anggota DPD RI Parlindungan Purba,SH.,MM., selaku moderator dalam forum tersebut menyatakan akan menindaklanjuti kepada Kementerian terkait sarana dan prasarana yang masih menjadi kendala dalam pengembangan destinasi wisata secara umum di Kepulauan Nias dan khususnya di Kabupaten Nias Selatan. Misalnya transportasi laut, pelabuhan dan pembangunan Bandara Silambo Kabupaten Nias Selatan. Sebagai Anggota DPD RI mengharapkan kepada pihak Pelindo, Telkom dan PLN agar turut ambil bagian sesuai domainnya masing-masing.

Sementara itu, Disiplin Manao selaku Tokoh Masyarakat Kepulauan Nias yang barasal dari Desa Bawomataluo mengharapkan agar pertemuan itu tidak selesai sebatas pembicaraan. Namun diharapkan realisasinya dalam bentuk konkrit sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat. Terkait pengembangan destinasi wisata, Disiplin Manao, mengharapkan supaya dibuat dalam bentuk paket wisata sehingga lebih menarik bagi para wisatawan. “Kita harapkan wisatawan itu melakukan perjalanan wisata dalam beberapa hari untuk mengelilingi destinasi wisata di beberapa tempat, sehingga tamu itu tidak hanya tahu Desa Bawomataluo saja, tetapi juga mengenal Desa lain sebagai penunjang keberadaan cagar budaya nasional yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah,” harap Disiplin Manao.

Agenda ini dihadiri oleh Anggota DPD RI Parlindungan Purba,SH.,MM., Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan, sejumlah Pimpinan BUMN (Pelindo, PLN dan Telkom), Plt. Sekda Ir. Ikhtiar Duha,MM., Kadis Budparpora Anggreani Dachi,SP., Kadis Kominfo Deri Dohude,S.Ag.,MM., Penjabat Kepala Desa Bawomataluo Hans Martin Wau,SE., dan unsur Tokoh diantaranya: Disiplin Manao, Arisman Zagoto, Mowa’a Wau, Baliu Nehe, dan Elikasi Wau serta tamu dan undangan lainnya.

Serangkaian kegiatan YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018 yang dilaksanakan di Desa Bawomataluo, Wakil Bupati Nias Selatan menerima piagam penetapan Desa Bawomataluo sebagai Desa Cagar Budaya Nasional sebagaimana Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang diserahkan oleh Direktur Kepercayaan dan Tradisi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Selanjutnya piagam tersebut diserahkan Wakil Bupati Nias Selatan kepada Penjabat Kepala Desa Bawomataluo, Hans Martin Wau,SE.

Pada hari yang sama juga dilaksanakan lomba melukis dengan peserta anak-anak dari Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias, bertempat di lapangan Orurusa Telukdalam. Anak-anak terlihat antusias mengikuti lomba tersebut karena bakat mereka dapat tersalur pada ajang YA’AHOWU NIAS FESTIVAL (YNF) TAHUN 2018.

(timliputandiskominfonisel)

WAKIL BUPATI NIAS SELATAN BUKA KEJUARAAN VOLLY PANTAI SE-KEPULAUAN NIAS

NIAS SELATAN, Diskominfo – Dalam rangka pelaksanaan Ya’ahowu Nias Festival (YNF) Tahun 2018 yang dipusatkan di Kabupaten Nias Selatan, dilaksanakan kejuaraan volly pantai se-Kepulauan Nias yang dibuka langsung Wakil Bupati Nias Selatan Sozanolo Ndruru bertempat di Pantai Sorake Desa Botohili Sorake Kecamatan Luahagundre Maniamolo, Sabtu (17/11/2018).

Pada arahan Wakil Bupati Nias Selatan mengharapkan kepada suluruh official dan supporter tim agar lebih independent dalam melaksanakan kegiatan ini dan kepada pemain agar melakukan permainan sportifitas, kekompakan dan persahabatan serta diharapkan juga pada Pemerintah Kecamatan dan Desa selaku tuan rumah agar memonitoring, mengamankan dan memfasilitasi kendala-kendala panitia kegiatan ini.

Melalui laporan Komisi Pertandingan Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga Kabupaten Nias Selatan Reliman Harefa, S.Pd menyampaikan kegiatan volly pantai ini dilaksanakan mulai tanggal 17-19 November 2018 dan diikuti 18 Tim yang terdiri dari 4 Tim dari Kabupaten Nias Selatan, 3 Tim dari Kabupaten Nias Barat, 2 Tim dari Kabupaten Nias Utara, 2 Tim dari Kabupaten Nias dan 7 Tim dari umum.

Untuk memulai kegiatan ini, Wakil Bupati Nias Selatan melakukan pemukulan bola pertama yang didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nias Drs. Kharisman Halawa, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nias Barat Drs. Yosua Hia, MM, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara Drs. Folo’o Harefa, MM, Kabid Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Nias Selatan, Wakil Ketua HIMNI Dernawati Harefa, SH, Ketua DPD HIMNI Riau Drs. Sozifao Hia, M.Si dan Ketua DPD HIMNI Jawa Tengah Etika Halawa, SE.

(timliputandiskominfo)

GUBERNUR SUMATERA UTARA BUKA SECARA RESMI YAAHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018

NIAS SELATAN, Diskominfo – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, membuka secara resmi YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018, dipusatkan di lapangan Orurusa Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11). Acara pembukaan ini, Gubernur Sumatera Utara didampingi sejumlah perwakilan Menteri Republik Indonesia, Kepala Daerah dan Ketua DPRD se-Kepulauan Nias serta Tokoh Masyarakat Kepulauan Nias Brigjen Pol Bahagia Dachi.

Pada acara pembukaan YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018 itu dirangkai berbagai atraksi budaya se-Kepulauan Nias yang terdiri dari Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Barat dan Kabupaten Nias Selatan. Semua atraksinya sangat spektakuler dan mengagumkan para tamu dan undangan termasuk warga asing yang melihat secara langsung di Lapangan Orurusa Telukdalam. Salah satunya atraksi yang spektakuler itu adalah dari Kabupaten Nias Selatan yaitu budaya Tari Perang (Faluaya) kolosal sebanyak 600 orang dan Pelompat Batu sebanyak 100 orang yang sangat menghebohkan.

  

Selain itu, juga diisi dengan kegiatan Harimbale atau Pasar Tradisional yang menunjukan keunikan Kepulauan Nias dalam berbagai sajian makanan dan kearifan lokal, termasuk pemasaran kerajinan tangan masyarakat Kepulauan Nias yang bisa menjadi ole-ole dan kenang-kenangan pada saat berkunjung di acara YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018.
Pada hari yang sama juga dilaksanakan pembukaan pertandingan volley ball Pantai dilaksanakan di Pantai Sorake Kecamatan Luahagundre Maniamolo, serta lanjutan festival menganyam “Bola-Bola Nafo” di lapangan Orurusa Telukdalam. Semua kegiatan ini bertujuan memberi kesempatan bagi seluruh Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias untuk mempromosikan berbagai keunggulannya dari pada daerah lain di Indonesia.
Dalam arahan Gubernur Sumatera Utara mengungkapkan bahwa Kepulauan Nias diciptakan bukan hanya untuk orang Nias saja, tetapi Nias adalah surga kecil yang diturunkan di dunia untuk dilihat dan dinikmati keindahannya oleh semua orang. “Siapapun yang datang ke Nias termasuk orang luar Indonesia harus kita terima dengan baik. Nias ciptaan Tuhan, jadi Nias ini bukan semata-mata milik orang Nias saja, melainkan milik semua orang di dunia,” ujar Edy Rahmayadi.


Mengingat hal itu, Edy Rahmayadi meminta masyarakat Nias menyiapkan diri untuk membangkitkan potensi wisata yang ada di Kepulauan Nias, serta siapkan diri anda semua untuk menyambut masa depan yang gemilang. Beliau juga mengatakan bahwa Nias tidak bisa dianggap remeh dan tidak pula dianggap kecil, sebab banyak orang dari segala penjuru dunia datang ke Nias untuk melihat pulau surga kecil ini.


Menyambut pelaksanaan YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018, Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha,SH.,MH., mengatakan kegiatan itu bukan pesta khusus Nias Selatan saja, namun pesta ini merupakan kesepakatan antara empat Kabupaten dan satu Kota. “Karena kesepakatan bersama, tentu apapun pelaksanaan ini adalah tanggungjawab bersama,” ujar Hilarius Duha sambari mengucapkan terima kasih atas kesediaan Gubernur Sumatera Utara dan perwakilan para Menteri Republik Indonesia serta tamu dan undangan yang menghadiri acara tersebut.
Seusai acara pembukaan di Lapangan Orurusa Telukdalam, dilanjutkan dengan Konferensi Pers oleh Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha,SH.,MH., Ketua DPRD Sidi Adil Haria,S.Sos.,M.A., dan Tokoh Masyarakat Kepulauan Nias, Brigjen Pol Bahagia Dachi bersama Ketua Panitia YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018, Sozanolo Ndruru sekaligus sebagai Wakil Bupati Nias Selatan.

Konferensi Pers tersebut difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Selatan dan dilaksanakan di Pendopo Bupati Nias Selatan, Jalan Pancasila No. 1 Telukdalam. Saksikan terus YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018 sampai pada tanggal 20 November 2018.

(timliputandiskominfonisel)

WAASPERS KASAL KUNJUNGI DESTINASI WISATA DI NIAS SELATAN

NIAS SELATAN, Diskominfo – Wakil Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Laut (Waaspers Kasal) Laksamana Pertama TNI B. Ken Tri Basuki, M.Si (Han) beserta Paban VI Komkinpers Spersal Kolonel Laut (P) I.G.P. Aswan Candra, M.M, Paban V Watpers Spersal Kolonel Laut (KH/W) Dra. Ririn Susilowati M.M, Pabandya Fasdik Spersal Letkol Laut (S) Misge Bhintarama, SE., M.M, Pabandya Renbutkuat Spersal Letkol Laut (KH) Asep Saepul A, S.Si., M.Tr (Hanla) setelah melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Pangkalan TNI Angkatan Laut Nias, Waaspers Kasal beserta rombongan yang didampingi Danlanal Nias Letkol Laut (P) Dian Poernomo Sidhi, M.Tr. Hanla berkunjung ke kawasan destinasi wisata Desa Bawomataluo Kecamatan Fanayama Kabupaten Nias Selatan, Kamis (15/11/2018). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Penjabat Kepala Desa Bawomataluo Hans Martin Wau, SE, Aparat Desa dan Tokoh Masyarakat.

Waaspers Kasal menyampaikan dalam arahannya bahwa terkait tentang harapan dan keluhan tentang potensi pemuda yang memiliki potensi menjadi TNI Angkatan Laut dan seleksinya dilaksanakan di Padang yang menjadi kelemahan dari sisi ekonomi. Keluhan ini ditampung dan dipelajari sehingga harapan kita agar ke depannya perekrutan para pemuda-pemudi menjadi TNI AL dilaksanakan di Lanal Nias.

Sedangkan usulan tokoh masyarakat yang dulunya menjadi pahlawan dalam mempertahankan daerahnya dari penjajahan diangkat menjadi pahlawan nasional maka ini perlu kajian dan memenuhi aturan yang berlaku.


Setelah acara sambutan, Waaspers Kasal berserta rombangan melihat langsung keunikan rumah adat tradisional Desa Bawomataluo dan menyaksikan pertunjukan lompat batu oleh para pemuda serta meninjau makam Saonigeho.

 

(timliputandiskominfo)

PENCARIAN KORBAN LONGSOR DI DESA SUKAMAJU MOHILI KECAMATAN GOMO KAB. NIAS SELATAN

Bencana tanah longsor di Desa Suka Maju Mohili Kecamatan Gomo Kabupaten Nias Selatan (10/11/2018) telah mengakibatkan 7 (tujuh) orang meninggal dunia dan 1 (satu) rumah tertimbun longsor.

Berdasar Informasi Kepala Pelaksana BPBD Nias Selatan Tandrambowo Lase, S.Pd., MA bahwa berbagai pihak yang turut membantu pencarian korban, diantaranya: BPBD Nias Selatan, Pos SAR Nias, TNI, POLRI dan Masyarakat.

Upaya pencarian korban masih terus dilakukan, dan hingga 14 November 2018 telah ditemukan 4 (empat) orang korban an. Madarman Hati Hulu (laki-laki) umur 7 tahun, Gusti Ayu Putri Hulu (Pr) umur 5 tahun, Cristofen (laki-laki) umur 4 tahun dan Aristina Laia (Pr) umur 33 tahun. Kita berharap bahwa seluruh korban dapat ditemukan.

Bupati Nias Selatan Harapkan Manfaat Dana Desa Untuk Kesejahteraan Masyarakat

NIAS SELATAN, Diskominfo – Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha,SH.,MH., mengharapkan agar pemanfaatan Dana Desa betul-betul tepat sasaran dan menjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Bupati Nias Selatan melalui arahanya kepada para Penjabat Kepala Desa pada saat menghadiri pelaksanaan Bursa Inovasi Desa (BID) Tahun 2018, Rabu (14/11), di Balai Persekutuan BKPN Jemaat Telukdalam, Jalan Baru Kelurahan Pasar Telukdalam, Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara.


“Jadi, program inovasi Desa itu perlu digalangkan untuk memikirkan dan melakukan terobosan baru tentang hal apa yang paling dibutuhkan untuk meningkatkan perekonomian dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat. Sebaiknya, melalui pelaksanaan pembangunan diharapkan pembiayaan kecil tetapi manfaatnya besar, jangan sebaliknya pembiayaan besar tetapi manfaatnya kecil. Itu bukan inovasi untuk mensejahterakan masyarakat, justru melakukan penghamburan anggaran dan pembangunan yang tidak tepat sasaran,” tandas Bupati Hilarius Duha.
Beliau memberi contoh yang sederhana yaitu pembangunan parit, memang fungsinya adalah saluran air namun juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat pemeliharaan ikan lele atau sejenisnya, maupun potensi lainnya yang dapat menghasilkan nilai ekonomi sehingga menjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sehingga diharapkannya agar setiap Penjabat Kepala Desa mampu memikirkan bagaimana membangun sebuah Desa dan bagaimana supaya Dana Desa itu betul-betul bermanfaat.

Bupati Nias Selatan menyatakan akan memberi pujian bagi Kepala Desa yang betul-betul melaksanakan Dana Desa dengan benar dan tepat sasaran serta hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan para Penjabat Kepala Desa untuk memiliki budaya malu, bila suatu kelak berhadapan dengan hukum. “Jadi budayakanlah budaya malu dengan keluarga, anak dan cucu-cucu kita bila suatu kelak berhadapan dengan proses hukum. Ingat, pada saat saudara diangkat menjadi Penjabat Kepala Desa, tidak ada uang sepeser pun. Maka, saya harapkan jangan rusak pekerjaan saudara, laksanakan tugas anda dengan benar dan berikan jasa yang baik selama anda menjabat sebagai Kepala Desa. Sehingga kelak ketika saudara lepas sebagai Kepala Desa pasti akan diingat oleh masyarakat,” ujar Bupati Hilarius Duha.


Melalui laporan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Nias Selatan yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Pedesaan (PUEP), Aronaoto Amazihono,S.ST., menyampaikan tujuan pelaksanaan Bursa Inovasi Desa itu adalah sebagai ajang pertukaran informasi antara Desa sekaligus menyampaikan komitmennya dalam hal pelaksanaan pembangunan Desa, baik di bidang infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, dan peningkatan ekonomi desa dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada di Desanya masing-masing.


Pelaksanaan Bursa Inovasi Desa di Kabupaten Nias Selatan dibuka secara resmi oleh Bupati Hilarius Duha dan dihadiri unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asisten dan Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Sementara peserta Bursa Inovasi Desa itu terdiri dari para Camat, Penjabat Kepala Desa, Ketua BPD dan unsur Tokoh dari masing-masing Desa se-Kabupaten Nias Selatan serta tamu dan undangan. Acara itu diwarnai dengan atraksi budaya pemberian sekapur sirih sebagai penghargaan kepada tamu terhormat sekaligus sebagai kearifan lokal.

 (timliputandiskominfonisel)

BPKP Perwakilan Provsu Laksanakan Maturitas SPIP di Nias Selatan

NIAS SELATAN, Diskominfo – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara (Provsu) melaksanakan Penilaian Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, Rabu (14/11), bertempat di Aula Kantor Bupati, Jalan Arah Sorake Km. 5 Telukdalam. Kegiatan tersebut difasilitasi oleh Inspektorat Kabupaten Nias Selatan.


Tim dari BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, diantaranya: Devan Febriawan selaku Ketua Tim dan M. Arief Bukhari Saraan selaku Anggota Tim, melaksanakan Penilaian Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dengan menggunakan sample dari sebelas Perangkat Daerah yaitu Sekretariat Dearah (Bagian Hukum dan Bagian Organisasi), Bappeda, BKD, BPKPAD, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Dinas Penanaman Modal, Perizinanan dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pertanian dan Dinas Kominfo Kabupaten Nias Selatan.

Penilaian Maturitas tersebut dilakukan dalam upaya pemenuhan Maturitas Penyelenggaraan SPIP yang memadai dimana dalam Rencana Pemerintah Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 telah dicanangkan dan ditargetkan untuk mencapai level 3 (tiga). Selain itu, juga untuk memenuhi Surat Edaran Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Nomor: SE-26/D3/2/2018 tanggal 8 Januari 2018 tentang Strategi Peningkatan Maturitas SPIP Level 3 (tiga) Tahun 2018.
Pelaksanaan ini mempedomani Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah dan Peraturan Bupati Nias Selatan Nomor 9 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Sistem Intern Pemerintah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan.

(timliputandiskominfonisel)

Dinas Kominfo Kabupaten Nias Selatan Laksanakan Pelatihan Pembuatan Website Bagi ASN

NIAS SELATAN, Diskominfo – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika melaksanakan Pelatihan Pembuatan Website bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan, bertempat di Aula Bappeda, Jalan Saonigeho Km. 3,5 Telukdalam, Senin (12/11).

Pelatihan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Nias Selatan yang diwakili Asisten Administrasi Umum, Drs. Setiaro Waruwu. Bupati Nias Selatan dalam arahannya sebagaimana disampaikan Asisten Administrasi Umum, Drs. Setiaro Waruwu menyatakan sosialisasi tersebut sangat penting untuk memberi pemahaman dan membekali sumber daya Aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Selatan dalam hal pembuatan dan pengembangan website.

Selanjutnya, beliau menandaskan begitu pentingnya pembuatan website itu karena akan digunakan sebagai wadah untuk mensosialisasikan program dan kebijakan Pemerintah Daerah, serta sebagai wadah interaksi antara pemerintah dengan masyarakat, bahkan dapat digunakan sebagai saluran informasi dan aspirasi yang bersifat konstruktif. “Melalui wadah ini diharapkan informasi dapat sampai dengan cepat dan tepat waktu, karena melalui wadah ini juga akan menjadi tolak ukur keaktifan kegiatan pemerintahan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Nias Selatan mengucapkan terima kasih atas kesediaan instruktur dari Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Medan, dan diharapkannya agar para peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, aktif dan disiplin waktu, serta dapat mengikuti tuntunan dari para instruktur.

Melalui laporan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupten Nias Selatan, Deri Dohude,S.Ag.,MM., menyebutkan peserta pelatihan adalah para ASN yang ditugaskan oleh Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Nias Selatan sebanyak 30 orang, dan akan mengikuti kegiatan ini selama 2 (dua) hari mulai tanggal 12 s/d 13 November 2018.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Selatan memaparkan tujuan pelaksanaan pelatihan teknik pembuatan website adalah untuk menyiapkan kompetensi ASN dalam pengelolaan website instansinya masing-masing sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan kemajuan teknologi informasi, serta mampu mengelola website itu secara profesional dan tersistem sesuai dengan fungsinya, selanjutnya dapat digunakan untuk peningkatan kinerja setiap Instansi Pemerintah.

(timliputandiskominfonisel)