GUBERNUR SUMATERA UTARA BUKA SECARA RESMI YAAHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018

8 Shares

NIAS SELATAN, Diskominfo – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, membuka secara resmi YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018, dipusatkan di lapangan Orurusa Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan, Sabtu (17/11). Acara pembukaan ini, Gubernur Sumatera Utara didampingi sejumlah perwakilan Menteri Republik Indonesia, Kepala Daerah dan Ketua DPRD se-Kepulauan Nias serta Tokoh Masyarakat Kepulauan Nias Brigjen Pol Bahagia Dachi.

Pada acara pembukaan YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018 itu dirangkai berbagai atraksi budaya se-Kepulauan Nias yang terdiri dari Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Barat dan Kabupaten Nias Selatan. Semua atraksinya sangat spektakuler dan mengagumkan para tamu dan undangan termasuk warga asing yang melihat secara langsung di Lapangan Orurusa Telukdalam. Salah satunya atraksi yang spektakuler itu adalah dari Kabupaten Nias Selatan yaitu budaya Tari Perang (Faluaya) kolosal sebanyak 600 orang dan Pelompat Batu sebanyak 100 orang yang sangat menghebohkan.

  

Selain itu, juga diisi dengan kegiatan Harimbale atau Pasar Tradisional yang menunjukan keunikan Kepulauan Nias dalam berbagai sajian makanan dan kearifan lokal, termasuk pemasaran kerajinan tangan masyarakat Kepulauan Nias yang bisa menjadi ole-ole dan kenang-kenangan pada saat berkunjung di acara YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018.
Pada hari yang sama juga dilaksanakan pembukaan pertandingan volley ball Pantai dilaksanakan di Pantai Sorake Kecamatan Luahagundre Maniamolo, serta lanjutan festival menganyam “Bola-Bola Nafo” di lapangan Orurusa Telukdalam. Semua kegiatan ini bertujuan memberi kesempatan bagi seluruh Kabupaten/Kota se-Kepulauan Nias untuk mempromosikan berbagai keunggulannya dari pada daerah lain di Indonesia.
Dalam arahan Gubernur Sumatera Utara mengungkapkan bahwa Kepulauan Nias diciptakan bukan hanya untuk orang Nias saja, tetapi Nias adalah surga kecil yang diturunkan di dunia untuk dilihat dan dinikmati keindahannya oleh semua orang. “Siapapun yang datang ke Nias termasuk orang luar Indonesia harus kita terima dengan baik. Nias ciptaan Tuhan, jadi Nias ini bukan semata-mata milik orang Nias saja, melainkan milik semua orang di dunia,” ujar Edy Rahmayadi.


Mengingat hal itu, Edy Rahmayadi meminta masyarakat Nias menyiapkan diri untuk membangkitkan potensi wisata yang ada di Kepulauan Nias, serta siapkan diri anda semua untuk menyambut masa depan yang gemilang. Beliau juga mengatakan bahwa Nias tidak bisa dianggap remeh dan tidak pula dianggap kecil, sebab banyak orang dari segala penjuru dunia datang ke Nias untuk melihat pulau surga kecil ini.


Menyambut pelaksanaan YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018, Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha,SH.,MH., mengatakan kegiatan itu bukan pesta khusus Nias Selatan saja, namun pesta ini merupakan kesepakatan antara empat Kabupaten dan satu Kota. “Karena kesepakatan bersama, tentu apapun pelaksanaan ini adalah tanggungjawab bersama,” ujar Hilarius Duha sambari mengucapkan terima kasih atas kesediaan Gubernur Sumatera Utara dan perwakilan para Menteri Republik Indonesia serta tamu dan undangan yang menghadiri acara tersebut.
Seusai acara pembukaan di Lapangan Orurusa Telukdalam, dilanjutkan dengan Konferensi Pers oleh Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha,SH.,MH., Ketua DPRD Sidi Adil Haria,S.Sos.,M.A., dan Tokoh Masyarakat Kepulauan Nias, Brigjen Pol Bahagia Dachi bersama Ketua Panitia YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018, Sozanolo Ndruru sekaligus sebagai Wakil Bupati Nias Selatan.

Konferensi Pers tersebut difasilitasi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nias Selatan dan dilaksanakan di Pendopo Bupati Nias Selatan, Jalan Pancasila No. 1 Telukdalam. Saksikan terus YA’AHOWU NIAS FESTIVAL TAHUN 2018 sampai pada tanggal 20 November 2018.

(timliputandiskominfonisel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *