150 Warga Nias Selatan Ikuti Sosialisasi Nelayan Go-Online NIAS SELATAN,

0 Shares

Diskominfo – Sebanyak 150 warga Nias Selatan yang berprofesi sebagai nelayan mengikuti Forum Sosialisasi Nelayan Go-Online yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) bekerja sama dengan Pemerintah Daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nias Selatan, Rabu (04/09), di Pelabuhan Baru Teluk Dalam.

Forum Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Bupati Nias Selatan, Dr. Hilarius Duha,SH.,MH., didampingi Wakil Bupati, Sozanolo Ndruru. Serta dihadiri Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim (IKPM) Kemenkominfo RI, SeptrianaTangkary, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Seksama Sarumaha,S.IP.,M.A., Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Hans Martin Wau,SE., dan Camat Teluk Dalam, Dionisius Wau,SE.,MM.

Dalam sambutan Bupati Hilarius Duha mengatakan Nelayan Go-Online sangat tepat disosialisasikan mengingat penduduk Nias Selatan umumnya petani dan nelayan. Dengan kemajuan teknologi dewasa ini, Bupati menyatakan betapa pentingnya aplikasi online untuk memudahkan para nelayan mengetahui arah mata angin pada saat berlayar menangkap ikan di laut. “Sehingga melalui penggunaan aplikasi tersebut diharapkan dapat menjadi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat dan khususnya para nelayan,” harap Hilarius Duha.

Hal senada juga dipaparkan oleh Direktur IKPM, Septriana Tangkary, bahwa melalui penggunaan aplikasi online dapat membantu para nelayan untuk mengetahui tinggi gelombang laut termasuk titik-titik ikan. “Selain itu prediksi cuaca pada saat melaut akan membuat nelayan semakin maju dan bisa bersaing dengan nelayan luar negeri. Sebab, Pemerintah melalui Kemenkominfo membangun infrastruktur jaringan (palapa ring) untuk memudahkan masyarakat agar semua terkoneksi dengan jaringan internet,” ujar Septriana Tangkary sekaligus sebagai narasumber.

Selanjutnya paparan Kepala DKP Kabupaten Nias Selatan, Seksama Sarumaha, yang juga sebagai narasumber mengungkapkan sumber daya manusia terhadap para nelayan masih terbatas. Misalnya, pemanfaatan teknologi informasi, update modernisasi dan pengembangan teknologi serta akses permodalan juga masih terbatas, termasuk perlindungan nelayan banyak yang belum terasuransi. “Oleh karenanya pendidikan dan pelatihan sangat penting untuk pengembangan pengetahuan para nelayan di Nias Selatan,” ungkap Seksama Sarumaha.

Atas pelaksanaan Sosialisasi Nelayan Go-Online tersebut, Kepala DKP Kabupaten Nias Selatan, mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia serta mengharapkan kiranya kedepan akan semakin ditingkatkan terutama pembenahan sarana dan prasarana bagi para nelayan untuk meningkatkan jumlah tangkapan ikan guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Penggunaan aplikasi nelayan Go-Online itu juga dipaparkan dari Business Development Aruna Indonesia, Kuttria Ramona Dewi. Informasi yang diperoleh tim liputan Diskominfo Nias Selatan, peserta Forum Sosialisasi Nelayan Go-Online sebanyak 150 orang diantaranya nelayan dari Kecamatan Teluk Dalam, Fanayama dan Luahagundre Maniamolo.

Sosialisasi tersebut sangat diminati dan menarik perhatian para peserta. Hal ini tampak pada saat ruang diskusi, peserta dengan serius dan senang merespon paparan para narasumber. Paparan ketiga narasumber dipandu oleh moderator Walaupun Sarumaha,S.Pd.,M.A.,M.I.P., selaku Kepala Seksi Layanan Hubungan Media dan Penyediaan Akses Informasi Dinas Kominfo Kabupaten Nias Selatan

(timliputandiskominfonisel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *